Diberdayakan oleh Blogger.
RSS

cintailah secara keseluruhan

saya disini memposisikan sebagai seorang suporter yang sangat menyintai dan menggilai sepakbola. iya mungkin disini terkesan terlalu mengada-ada untuk suporter ukuran wanita. tapi saya berkata jujur dan apa adanya tentang apa yang saya rasa. memang, kecintaan dan kegilaan saya baru bener-bener saya rasakan sekitar 3-4 tahunan yang lalu.
awalnya saya menunjukkan kecintaan dengan terus memantau kabar-kabar terbaru tim idola saya, jadwal-jadwal pertandingan yang slalu saya catat dan saya kasih alarm agar tidak sampai terlewat, membeli pernak-pernik atau apalah itu yang berhubungan dengan tim kebanggaan saya, hingga akhirnya saya mempunyai keinginan kuat menonton pertandingaan tim pujaan saya hingga saya memberanikan diri 'merayu' orang tua saya agar diberi ijin. dikasih ijin memang, tapi dengan syarat saya harus mau duduk di tribun vip. yahh okelah asal masih diberi ijin buat nonton pikirku waktu itu.
sekali merasakan kursi vip saya pun 'merayu' ayah saya agar menonton pertandingan besoknya di tribun ekonomi, awalnya ayah saya tidak memberikan ijin dengan alasan keamanan dan takut saya kepanasan dan kehujanan, tapi saya terus meyakinkan dan hingga saat ini saya dibolehkan menonton di tribun ekonomi.
dan disadari atau ga, di tribun ini kita belajar menumbahkan kecintaan kita terhadap tim yang kita banggakan. kenapa saya sebut belajar? karena disana (tribun ekonomi) kita mencoba bertahan diteriknya matahari siang, didinginnya udara malam, dan kebasahan akan sampai menggigil disaat hujan turun yang hal itu dirasakan juga oleh semua pemain yang bertanding di tengah lapangan terbuka. istilahnya kita mencoba mengerti dan mencoba memposisikan situasi yang sama dengan semua pemain itu.
intinya, jika kita sudah mempunyai ikatan hati, ikatan jiwa dan ikatan saling memiliki sebagai suporter maka saya jamin tidak akan lagi penghujatan-penghujatan yang diterima oleh pemain/tim kita saat mereka kalah. dan  disini saya cuma ingin bilang janganlah terlalu fanatik dengan satu pemain yang ada, karena tanpa atau dengan kita sadari, kita akan menghujat satu atau beberapa pemain yang melakukan kesalahan. jujur saya agak risih jika seseorang melihat pertandingan sepakbola hanya karena ingin melihat pemain pujaanya bertanding. bukan karena apa, tapi mereka akan selalu emm bisa dibilang lebay saat pemainnya itu jatuh atau apapun. parahnya yang pernah saya denger mereka memaki-maki wasit karena pemain idolanya dilanggar pemain dari tim lain padahal pelanggaran itu bisa dibilang pelanggaran yang wajar dan masih bisa ditoleransi.

menjadi suporter perorangan membuat kita akan ikut berpindah-pindah menonton tim yang dibela pemain pujaan kita bertanding, tapi jika menjadi suporter untuk sebuah tim akan memudahkan kita dalam menyaksikan pertandingan karena dalam keadaan apapun tim itu meskipun banyak pemain baru dan banyak rotasi disana sini kita akan tetap setia menyaksikannya.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

0 komentar:

Poskan Komentar